Pahlawan Keamanan Pangan: Generasi Sehat Menuju Masa Depan Cerah
berita ini mengenai Peran Kefarmasian dalam ketahanan pangan
Liputan Farmasi --
Jakarta, (26 November 2025) – Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI), organisasi profesi yang menaungi tenaga teknis kefarmasian, kembali menunjukkan peran vitalnya dalam pembangunan kesehatan nasional. Kali ini, PAFI diundang sebagai narasumber dalam Webinar Nasional bertajuk "Pahlawan Keamanan Pangan: Generasi Sehat Menuju Masa Depan Cerah," yang diselenggarakan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Acara daring ini sukses menarik perhatian ratusan peserta dari kalangan mahasiswa, akademisi, hingga praktisi kesehatan, yang memiliki kepedulian tinggi terhadap isu keamanan pangan dan dampaknya pada kualitas generasi penerus bangsa.
Dalam sesi paparannya, perwakilan PAFI, (Bapak Sony Tresnadi S.Farm., M.H.), [Pengurus Cabang PAFI Jakarta Pusat], menekankan bahwa keamanan pangan adalah fondasi utama dalam mewujudkan derajat kesehatan optimal masyarakat Indonesia. "Tenaga teknis kefarmasian (TTK) yang bernaung di bawah PAFI memiliki peran strategis, tidak hanya dalam distribusi dan pengawasan obat, tetapi juga dalam memastikan mutu dan keamanan produk makanan serta suplemen yang beredar," ujar (Bapak Sony Tresnadi S.Farm., M.H). Ia menjelaskan bahwa penguasaan ilmu farmasi dan kimia analitik menjadikan anggota PAFI sebagai 'Pahlawan Keamanan Pangan' di garda terdepan, khususnya dalam konteks Pengawasan Mutu yaitu memastikan bahan pangan, obat tradisional, dan suplemen tidak mengandung zat berbahaya atau cemaran mikroba. Dalam Edukasi Masyarakat berperan memberikan penyuluhan tentang cara memilih, menyimpan, dan mengolah makanan yang aman dan higienis, sedangkan dalam kolaborasi lintas sektor yaitu dapat bekerja sama dan memperkuat sinergi antar PAFI, KKP, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Dinas Kesehehatan.
Webinar ini secara khusus menyoroti hubungan antara pangan yang aman dan gizi yang baik dengan pertumbuhan generasi muda yang sehat dan cerdas. "(Bapak Sony Tresnadi , S.Farm., M.H) PAFI menyoroti bahwa keracunan makanan atau konsumsi bahan pangan yang tercemar dapat menghambat perkembangan fisik dan kognitif anak-anak. Oleh karena itu, penguatan literasi keamanan pangan sejak dini sangatlah krusial," tegasnya. PAFI juga mengajak semua pihak, terutama para calon tenaga kesehatan, untuk aktif berpartisipasi dalam program-program pengabdian masyarakat. Ini bertujuan untuk menanamkan kesadaran akan pentingnya Cek KLIK (Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) pada setiap produk yang dikonsumsi
Keterlibatan aktif PAFI dalam webinar ini sejalan dengan salah satu tujuan utama organisasi, yaitu Mewujudkan Derajat Kesehatan yang Optimal bagi Masyarakat Indonesia. "Kami berharap melalui kegiatan ini, semangat untuk menjadi agen perubahan dalam menjaga keamanan pangan terus berkobar, terutama di kalangan generasi muda. Generasi yang sehat hari ini adalah jaminan bagi masa depan bangsa yang lebih cerah," tutup (Bapak Sony Tresnadi, S.Farm., M.H). PAFI berkomitmen untuk terus menjalin sinergi dengan berbagai pihak, guna memastikan setiap warga negara mendapatkan akses pada pangan yang aman, bermutu, dan bergizi, demi terciptanya Indonesia Sehat.
What's Your Reaction?